Penghitungan Stok Bahan Baku Usaha Roti Bakar Bag3

Berikut ini saya berikan masukan soal pengelolaan stok bahan baku untuk Anda:

• Survei Penggunaan Bahan Baku Hal pertama yang perlu dilakukan adalah melakukan survei penggunaan bahan baku dan mencatatnya. Contoh, dalam 1 hari ratarata penjualan roti bakar original 50 porsi, roti coklat leleh 30 porsi, roti isi telur asin leleh 10 porsi, dan roti isi keju 10 porsi. Dengan catatan penjualan ini, maka kebutuhan roti dalam 1 hari adalah 10 pak roti tawar (1 pak berisi 10 lembar roti/5 pasang roti). Lakukan pula penghitungan pada bahan cokelat, keju, dan telur asin. Setelah melakukan penghitungan, akan didapat catatan kebutuhan bahan baku harian: Bahan: Jumlah Kebutuhan: 1. Roti Tawar 10 pak 2. Coklat Blok 2 pak 3. Keju 1 pak 4. dst…

• Catat Masa Kedaluwarsa Bahan Baku Selanjutnya, buat catatan masa kedaluwarsa setiap bahan baku. Tujuannya, untuk mengatasi kelebihan atau kekurangan stok bahan. Contoh pada roti tawar, daya tahannya sekitar 3 hari. Jika kebutuhan rata­rata 1 hari 10 lembar roti, jangan belanja lebih dari 30 pak per hari karena akan berisiko terbuang. Sebaliknya, jika rata­rata membeli hanya 10 pak juga akan berisiko kekurangan. Sebab jika ada order lebih banyak dari biasanya, kebutuhan pembeli tak akan terpenuhi. Maka, jumlah paling aman saat belanja setiap hari minimal 15 pak dan maksimal 20 pak. Jika belanja 2 hari sekali, boleh belanja minimal 20 pak dan maksimal tetap 30 pak, mengingat batas ketahanan bahan roti tawar yang tidak lama.

Labu Kuah Hitam ala Catering Jakarta

Labu Kuah Hitam ala Catering Jakarta – Bahan: 150 gr labu siam, potong kotak 1 cm 50 gr kacang tolo, rebus 75 gr buncis, iris 1 cm 10 bh cabai rawit utuh 2 btg serai, memarkan 2 lbr daun salam 1.500 ml kaldu ayam 1 1/2 sdm garam 1 1/2 sdm gula pasir 2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu Halus: 1/2 sdt terasi, bakar 5 btr kemiri, sangrai 2 bh kluwek, seduh 10 btr bawang merah 4 siung bawang putih 1/2 sdm petis

Cara Membuat Untuk 6 porsi: 1. Panaskan minyak. Tumis bumbu halus, daun salam, serai hingga tercium bau harum. 2. Masukkan air kaldu lalu didihkan. Tambahkan labu siam, kacang tolo, buncis dan cabai rawit. 3. Bumbui garam dan gula pasir. Rebus sampai matang dan bumbu meresap.

Rempeyek Rebon Kari Untuk 16 buah

Bahan: 50 gr rebon 175 gr tepung beras 50 gr tepung sagu 300 ml santan, dari 1/2 btr kelapa 1 btr telur, kocok lepas 3/4 sdt garam 1/2 sdt kari bubuk Bumbu Halus: 2 cm kunyit, bakar 4 siung bawang putih 1 sdt ketumbar

Cara Membuat: 1. Aduk tepung beras, tepung sagu, santan, telur, garam, kari bubuk dan bumbu halus. 2. Ambil satu sendok sayur adonan tepung. Tambahkan rebon. 3. Tuang di pinggir wajan. 4. Siram-siram dengan minyak panas. Sampai lepas. Goreng hingga kering dan renyah.

Botok Tempe Pedas Untuk 3 porsi

Bahan: 300 gr tempe, kukus, tumbuk kasar 150 gr kelapa, parut kasar 50 gr teri nasi, seduh, goreng 75 gr petai cina 11/4 sdt garam 1/2 sdt gula pasir 12 bh cabai rawit, belah 2 1 btr telur 150 ml kaldu ayam 3 lbr daun pisang, untuk membungkus Bumbu Halus: 1 sdt ketumbar bubuk 3 siung bawang putih 5 btr bawang merah 2 cm lengkuas

Cara Membuat: 1. Aduk rata bumbu halus, tempe, dan kelapa. 2. Masukkan teri nasi, telur, petai cina, gula pasir, garam dan cabai rawit. Aduk rata. Tambahkan kaldu ayam. 3. Ambil selembar daun pisang. Sendokkan campuran tempe. Bungkus tum. Semat dengan lidi. 4. Kukus dengan api yang sedang dalam waktu selama 30 menit hingga terlihat matang.

Mama Dan Anak Yang Sedang Bermasalah

Apakah desa tempat Yuyun tinggal memang sepi sehingga pemerkosaan di siang hari itu bisa terjadi? Kampung Yuyun itu (Desa Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong) letaknya dari jalan raya jauh sekali, sekitar enam kilometer. Jalannya juga sempit, dikelilingi hutan belantara, dan banyak jurang di sisi jalan. Kondisinya sangat riskan bagi anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

Apa pun bisa terjadi walaupun itu siang hari. Peristiwa pemerkosaan Yuyun itu hanya berjarak 50 meter dari rumahnya. Sudah dekat sekali tapi tetap saja bisa terjadi. Selain itu, sebagian besar penduduk di sana bekerja sebagai petani yang menghabiskan waktunya di sawah atau ladang. Bahkan ada orang tua yang memilih bermalam di ladang dan meninggalkan anakanaknya sendirian di rumah.

Perhatian orang tua kepada anak sangat kurang. Jadi saya ingatkan agar mereka mau mengantar dan menjemput anak ke sekolah. Jika tidak, kemungkinan besar anak-anak bisa jadi mangsa predator seksual. Anda juga menemui para terdakwa pelaku pemerkosaan. Apa yang Anda bicarakan dengan mereka? Kepala Polres selalu mendampingi saya di lapangan, jadi sekalian saja saya minta bertemu dengan para terdakwa di kantor polisi.

Kami bertemu di ruangan Kepala Polres dan terdakwa banyak diam. Mereka mengakui perbuatannya, merasa bersalah, dan bersedia menerima apa pun hukuman yang diberikan. Saya lihat wajahnya, sepertinya mereka anak-anak yang tidak terawat dengan baik. Saya tahu mana anak-anak yang baik dan mana yang terpengaruh oleh narkotik dan minuman keras.

Saya katakan kepada mereka, ”Kalian seharusnya masih sekolah, tapi kenapa terlibat seperti itu?” Mereka cuma diam dan saya tak memaksa mereka menjawab. Tapi saya merasa iba juga karena mereka sebenarnya adalah korban dari sistem pengasuhan di keluarga yang tak berjalan semestinya. Bila ada kesalahan asuh dalam keluarga, orang tua juga bisa dituntut pidana? Bisa saja. Saya sudah menekankan berkali-kali bahwa anak-anak usia 0-18 tahun harus dijaga orang tua, jangan sampai diabaikan.

Kalau kami menuntut orang tua sebenarnya bisa juga karena Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak mengatur bagi orang tua, baik korban maupun pelaku, yang membiarkan anak-anak hingga terjadi peristiwa kekerasan akan dihukum penjara maksimal tiga setengah tahun dan denda Rp 72 juta. Saat menemui para orang tua terdakwa, apa isi pembicaraannya? Para orang tua itu mengatakan hal berbeda dengan pengakuan anak-anak mereka. Mereka bilang anak-anak itu baik.

Ada juga yang mengaku bahwa sewaktu kejadian pembunuhan Yuyun, anak mereka ada di kebun dan menghadiri acara bersama mereka. Ada pembelaan dari orang tua yang pasti tak mau anaknya bersalah. Pengadilan telah memvonis pelaku dengan hukuman penjara 10 tahun. Apakah hukuman itu setimpal? Anak-anak itu adalah korban salah asuh orang tua.

Saya merasa hukuman yang diterima pelaku sudah maksimal jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Selama menjalani masa hukuman, mereka akan ikut program rehabilitasi, yang diharapkan bisa mengubah perilaku masingmasing.

Website : kota-bunga.net

Di Mana Ada Anak dan Perempuan, di Situ Ada

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise belum bisa berpangku tangan meski Rancangan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 sudah matang. Aturan yang lebih dikenal dengan sebutan Perpu Kebiri itu akan mendapat ujian dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Perpu itu dirancang oleh tiga kementerian atas instruksi Presiden Joko Widodo sebagai respons atas maraknya kejahatan seksual. Ketiga kementerian tersebut adalah Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Kementerian Sosial, serta Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. ”Presiden sudah memerintahkan Jaksa Agung dan saya untuk mengawal aturan ini,” kata Yohana, 58 tahun.

Salah satu penyebab munculnya aturan itu adalah peristiwa mengenaskan yang menimpa Yuyun, 14 tahun. Siswa sekolah menengah pertama di Rejang Lebong, Bengkulu, itu tewas setelah diperkosa 14 remaja, awal April lalu. Belum lama petaka itu terungkap, khalayak kembali dikejutkan oleh peristiwa serupa yang menimpa LN, anak balita 2 tahun 6 bulan, di Bogor, Jawa Barat; gadis F di Manado; dan pemerkosaan 58 gadis di Kediri, Jawa Timur. ”Ini puncak gunung es kekerasan pada anak dan perempuan,” ujar Yohana kepada wartawan Tempo Dwi Wiyana, Tito Sianipar, Mitra Tarigan, Raymundus Rikang, dan pewarta foto Frannoto dalam wawancara khusus, Jumat dua pekan lalu.

Yohana saat itu tampak terlihat lelah karena baru saja datang dari perjalanan dinas ke Indonesia timur. Air mukanya terlihat kuyu. Tapi nada bicara Yohana mendadak-sontak bersemangat tatkala diskusi masuk pada isu Perpu Kebiri. Perbincangan selama satu jam di rumah dinas menteri di Jalan Denpasar Raya, Kuningan, Jakarta Pusat, itu diakhiri dengan roman muka sumringah Yohana saat ibu tiga anak ini diminta mengenakan sarung tinju dalam sesi pemotretan.

Saat kasus tewasnya Yuyun menyita perhatian publik, Anda menemui orang tua korban dan para pelaku di Rejang Lebong. Apa tujuan utama menemui mereka? Saat saya tiba di sana, masyarakat satu kampung berkumpul. Ibunya Yuyun masih bersedih, tapi Wakil Bupati menguatkan hati orang tua Yuyun. Ayah dan saudara kembar Yuyun juga menerima saya.

Tak banyak yang mereka ungkapkan kepada kami selain permintaan agar pelaku dihukum seberat-beratnya. Kemudian saya sampaikan ungkapan dukacita mendalam atas nama Presiden, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, serta seluruh rakyat Indonesia. Sebab, kasus ini bukan sekadar isu nasional lagi, melainkan sudah terdengar pula oleh dunia internasional. Saya melihat kedatangan saya bisa memberi suasana dan semangat baru. Sebab, suasana desa sebelumnya tegang dan murung. Mereka merasa diperhatikan oleh pemerintah.

Trevista Bintaro Beli dan Langsung Ditempati

Anda sedang membutuhkan rumah dan ingin langsung menempatinya? Rasanya sangat cocok jika Anda membeli rumah di perumahan Trevista Bintaro. PT Nirwana Gemilang Properti selaku pengembang perumahan ini telah membangun hampir semua unit rumah di kawasan ini. “Perumahan di sini hampir 90 persen sudah terbangun,” ucap Fahrurozi, koordinator marketing Trevista Bintaro.

Jadi, Anda tinggal memilih rumah tipe apa yang akan Anda beli karena di sini tersedia rumah dengan beracam luas bangunan. Dari luas bangunan 44m2/72m2, 56m2/78m2, 79m2/114m2, hingga luasan di atas 100m2. Untuk harga rumahnya, dimulai dari harga Rp600 juta-an, untuk rumah tipe 44m2/72m2. Harga ini sudah termasuk Akte Jual Beli (AJB), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), listrik 1.300watt untuk rumah 1 lantai dan 2.200watt untuk rumah 2 lantai, serta air jet pump.

Tips Tinggal di Daerah Banjir ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik

Tips Tinggal di Daerah Banjir ala Kontraktor Semarang CV Ratulangi Teknik. Jika Ingin Tinggal di rumah banjir, Berdasarkan hasil wawancara dengan banyak orang, inilah 5 cara mereka menyiasati tinggal di perumahan banjir.

Meninggikan Rumah

Tujuan meninggikan lantai rumah ini adalah agar air tidak masuk ke dalam rumah. Ketinggiannya bervariasi, tergantung dari kondisi banjir di perumahan. Biasanya, mereka meninggikan lantai mulai dari 50cm hingga 120cm. Jika cara ini ingin Anda lakukan juga, yang patut Anda perhatikan adalah saat lantai rumah ditinggikan, ketinggian plafon dan atap harus ditinggikan juga sehingga ketinggian rumah tetap ideal dan tidak terkesan sumpek dan sempit.

Membuat Ruang Darurat

Ruang darurat ini adalah ruang yang digunakan jika kondisi air masuk ke dalam rumah. Ruang ini berada di lantai 2, dan minimal terdiri dari 1 buah ruang kosong dan 1 buah kamar mandi. Ruang ini tidak perlu kosong, bisa saja sebuah ruang tidur atau ruang apapun. Hanya saja, ruang ini harus dirancang se­ eksibel mungkin agar dapat menjadi tempat tinggal sementara seluruh anggota keluarga dan menampung barang di kala banjir masuk ke dalam rumah.

Meletakkan Stop Kontak di Atas

Hindari memasang stop kontak di area bawah dinding. Ini dikarenakan air yang masuk secara tiba-tiba dan masuk ke dalam stop kontak dapat mengakibatkan korsleting listrik dan membuat kebakaran di rumah. Posisi yang disarankan adalah setinggi 1,2m. Jarak ini dianggap masih aman bagi rumah yang terkena banjir hingga sebetis atau setinggi 60cm.

Memilih Furnitur yang Simpel Menyelamatkan furnitur saat banjir masuk ke dalam rumah adalah hal wajib yang biasanya dilakukan pemilik rumah. Untuk itu, ada beberapa hal yang mereka sangat perhatikan. • Jumlah furnitur di dalam rumah secukupnya saja, karena tempat penyimpanan terbatas. • Pilih furnitur yang berbobot ringan agar tidak menghabiskan tenaga saat mengangkatnya. • Pilih furnitur yang tahan air atau tidak langsung rusak saat terkena air. Hindari pemakaian kayu olahan seperti multipleks, plywood, teakblock, karena mudah rusak.

Memiliki Steger Besi

Ini menarik, ternyata banyak orang yang sering terkena banjir memiliki steger besi. Bentuknya beragam dan desainnya tidak ada pakemnya. Steger ini seperti rak penyimpanan yang terbuat dari besi dan bisa dirakit (bongkar pasang) hingga saat tidak digunakan bisa disimpan di gudang. Steger ini berfungsi untuk menaruh semua furnitur, baik yang berat maupun ringan saat air masuk ke dalam rumah.

Peluang Budidaya Timun – Untung Lebih Dari Dua Kali

Peluang Budidaya Timun – Untung Lebih Dari Dua Kali

Ingin mendapat pemasukan besar dan cepat dari agribisnis Tidak ada salahnya memilih timun sebagai komoditas budi daya. Karena, selain mudah, permintaan akan komoditas ini selalu ada sepanjang tahun. Omzet yang ditawarkan terbilang besar. Ono Sudiono (40), petani timun asal Sindang Leret, Karawang, Jawa Barat, mengaku, mampu menghasilkan panen rata-rata sebanyak 50 ton per hektar dari penanaman timun. Dengan hasil panen sebanyak itu, dan harga jual standar timun di tingkat petani sebesar Rp2.000 – Rp3.000 per kg, berarti omzet Ono mencapai Rp150 jutaan. “Harga memang sering naik turun, tapi sekarang (Agustus) harga sedang bagus. Lagi pula siklusnya sangat cepat, hanya dua bulan, itu yang membuat saya tertarik,” ujar Ono.

Sumber : Jasa Seo Semarang

Untuk biaya produksi, Ono mengaku hanya mengeluarkan modal kurang lebih sebesar Rp40 juta per hektar. Jadi, keuntungan bersih yang bisa ia dapat mencapai Rp100 jutaan per hektar. “Alhamdulillah lebih dari cukup untuk biaya saya hidup keluarga,” ujar Ono yang menggarap 15 hektar penanaman timu n ini. Pengalaman sama juga dirasakan Sutrisna di Kalikotes, Klaten, Jawa Tengah. Ia mampu menghasilkan panen sebanyak 30 – 40 ton per hektar. Alhasil, pendapatan yang diterimanya mencapai Rp80 jutaan. Sedangkan biaya produksinya hanya berkisar Rp30 juta – Rp35 juta per hektar.

Dari hasil usahanya ini, Sutrisna bisa membeli kendaraan pikap sebagai sarana transportasi usahanya, rumah tinggal, dan tanah perkebunan. Mudah Dan Singkat Berdasarkan penuturan Ono dan Sutrisna, bertanam timun terbilang mudah dan sederhana. Ono menuturkan, tahapannya dimulai dengan proses pengolahan tanah. Setelah tanah diolah dan bersih dari gulma, kemudian dibuat gulud dengan ukuran 80 x 300 cm dengan jarak antar gulud 20 cm. Lalu, dibuat lubang tanam menggunakan tugal. Jarak antar lubang tanam adalah 40 cm dengan kedalaman lubang sekitar 7 cm.

Sebelum benih dimasukkan ke dalam lubang tanam, sebaiknya satu hari sebelumnya, benih direndam dulu dengan air hangat sekitar 3 jam, lalu ditiriskan dan letakan pada kain yang lembap, besoknya baru ditanam. Benih yang sudah diberi perlakuan tersebut, selanjutnya dimasukkan ke dalam lubang tanam. Setiap lubang diisi 2 – 3 benih, lalu lubang ditutup. Untuk mendapatkan buah yang baik, jangan lupa dipasangkan ajir atau turus, di setiap lubang tanam. Lalu, ikatkan setiap empat turus pada ujung atasnya.

Yoghurt Temulawak

Yoghurt termasuk minuman yang laris dijual. Tak heran kalau susu asam yang dijual ini makin kreatif saja jenisnya. Salah satunya dipadukan dengan buah-buahan segar seperti stroberi, mangga, leci. Agar yoghurt buatan Anda dilirik pelanggan, coba ikuti saran Hibatus Zuhriyah, mahasiswa IPB. Ia mencampur yoghurt dengan temulawak. Selain tampil berbeda, temulawak berkhasiat menangkal berbagai penyakit seperti kolesterol, lambung dan jantung. “Temulawak mudah di temui di pasar tradisional dan harganya murah,” tutur Hibatus.

PROSES PRODUKSI

Bahan dasar yoghurt temulawak adalah susu, yoghurt plain, sari temulawak,gula, tepung maizena dan madu. Caranya panaskan susu, gula dan tepung di atas api kecil sambil diaduk hingga mendidih lalu dinginkan. Langkah selanjutnya adalah proses mencampur temulawak, yoghurt, madu dan susu. Selesai sudah. Anda bisa mengemasnya di dalam botol atau plastik yang divakum.

Dua Minuman Segar dan Pisang Epe ala Catering Pernikahan Jakarta

craftoflove.id – Dua Minuman Segar dan Pisang Epe ala Catering Pernikahan Jakarta. Berjualan minuman pasti akan mengundang banyak pelanggan. Entah itu minuman tradisional ataupun yoghurt yang sehat. Kudapan dari pisang juga bisa dipastikan akan laris manis. Nah, tiga kreasi mahasiswa IPB ini bisa Anda jajaki sebagai peluang bisnis.

Minuman aroma Jahe, Serai, dan Daun Pandan

Minuman tradisional tampaknya mulai kembali disuka. Jadi, pilihan yang bagus juga kalau Anda berniat membuka usaha minuman tradisional. Modalnya pasti tidak sekencang jika Anda membuka usaha minuman modern. Coba simak usaha kreatif, gagasan Corazon Nikijuluw, mahasiswa IPB, jurusan Ilmu Teknologi Pangan. Niki membuat minuman dengan memadukan jahe, serai, dan daun pandan. Rasa minumannya tentu saja segar dan beraroma. Kehadiran jahe dan serai terutama langsung akan menghangatkan tubuh si peminum.

CARA MEMPRODUKSI Cara membuatnya sangat sederhana. Kita tinggal menghaluskan jahe dan serai untuk diambil sarinya. Khusus daun pandan, sarinya diperoleh dari daun pandan yang dipanggang dan dihaluskan. Bahan aromatik ini kemudian ditambahkan air, gula dan direbus hingga mendidih dan beraroma. Hasil minuman bisa dikemas dalam botol yang sudah disterilkan. Setelah itu bisa dijual dalam keadaan dingin atau panas. Tampaknya peluangnya cukup besar mengingat untuk mendapatkan minuman ini, orang harus membuatnya dalam waktu yang lama. Membeli tentu lebih praktis.

Pisang Epe Aneka Rasa

Pernah mencoba pisang epe? Kudapan asal Sulawesi Selatan ini cukup dikenal di berbagai daerah lain. Anda bisa ikut menjualnya, lo, tetapi dengan modifikasi yang kreatif tentunya, seperti yang dilakukan oleh Zulmiziar Marwandana, mahasiswa IPB Jurusan Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat. Ia mencoba menawarkan peluang usaha pisang epe yang punya rasa mangga, jambu, dan es krim.

PROSES PRODUKSI Untuk menjual pisang epe, kita tinggal menyediakan pisang kepok berikut aneka topingnya. Tak perlu membakarnya dahulu. Camilan ini lebih lezat disantap hangat. Jadi bakar pisang epe saat ada pesanan. Yang harus dibuat lebih dahulu justru topingnya. Pembuatan toping cukup dengan menghaluskan buah dan menyaringnya. Nah, buah ini yang kelak akan disiramkan ke atas pisang yang sudah dibakar.

Bekerja sambil berbagi

Konsep bekerja sambil berbagi ditanamkan sebagai fondasi ketika bisnis ini dimulai. Salah satunya dalam proses produksi, Tuti melibatkan ibu-ibu di sekitar tempat tinggalnya untuk membuat nasi liwet dan aneka lauknya. Tentu saja semua mitranya diajarkan soal higienitas dalam proses produksi.

“Soalnya bisnis makanan ini dasarnya adalah kebersihan dan kenyamanan untuk konsumen,” jelasnya. Begitu juga soal order nasi liboet. Siapa pun boleh terlibat mempromosikan atau memasarkan. Jika berhasil, Tuti tak segan memberikan komisi bagi orang yang mempromosikan. “Jadi kami ingin maju bersama-sama dengan siapa pun secara positif,” imbuhnya.

Inspirasi ini ia dapatkan dari tukang becak di Yogya yang selalu mengantarkan ke toko oleh-oleh tertentu sehingga mendapatkan komisi atas jasanya. “Jadi merekalah yang selalu mengarahkan orangorang yang ingin menyantap nasi liwet kepada kami. Jadi sama-sama saling membantu,” imbuhnya.