Judul: Akselerasi Alamiah
Bahan ini cocok untuk Sekolah Dasar bagian SISTEM PENDIDIKAN / EDUCATION SYSTEM.
Nama & E-mail (Penulis): suprihadi saputro
Saya Kepala Sekolah di lab.school UM
Topik: sistem akselerasi alamiah
Tanggal: 3 maret 2008
Berkenaan inovasi pendidikan sekolah,akhir-akhir ini muncul model inovasi yang disebut model akselerasi(aksel) pembelajaran. Penyelenggaraannya wajib mendapatkan keabsahan dari direktorat.Banyak yang dapat dicermati dari penyeleggaraan sistem ini. Penyelenggaraan aksel dilakukan dengan Tesis dasarnya bahwa siswa kelas akselerasi adalah anak yang berkecerdasan tinggi. Karena hipotesis itu, maka anak kelas aksel dialokasikan untuk tamat sekolah lebih pendek dari teman lainnya. Selain itu umumnya berbeaya tinggi. Akibatnya hanya anak dari srata tinggi yang dapat menikmati. Hal itu sudah bertolak belakang dengan prinsip demokratisasi pendidikan. Bias seleksi bisa tinggi belum lagi ada jalur lingkungan.
Akselerasi adalah amanat kurikulum yang berupa prinsip pembelajaran yang memberikan peluang untuk anak yang berkecepatan belajar tinggi dapat mastery lebih dini di banding temanya. Kalau halnya itu, maka manajemen pembelajaran dapat diatur untuk memenuhi itu, yakni aksel alamiah. Akselerasi belajar berdasarkan realita anak dalam penyelesaian tugas. Analognya dengan lari cepat, start bersama mencapai finish bergantung kecepatan larinya. Implikasinya, anak di kelas, belajar topik yang berbeda-beda sesuai urutan yang sudah di capainya. Sekolah tidak perlu menaikkan SPP dan pemadatan kurikulum namun manajemen belajar anak perlu ditata.Sistem di bangun sehingga semua anak punya peluang tanpa dipilih sekolah. Lengkapnya lihat situs www.laboratorium-um.sch.id
Saya suprihadi saputro setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). .
|
CATATAN: Artikel-artikel yang muncul di sini akan tetap di pertanggungjawabkan oleh penulis-penulis artikel masing-masing dan belum tentu mencerminkan sikap, pendapat atau kepercayaan Pendidikan Network.
|
|