Artikel:
Sound to Light (Sonoluminescence)


Judul: Sound to Light (Sonoluminescence)
Bahan ini cocok untuk Semua Sektor Pendidikan bagian IPA / GENERAL SCIENCE.
Nama & E-mail (Penulis): Marsandhy Hariyanto
Saya Mahasiswa di Institut Teknologi Bandung
Topik: sonoluminescence
Tanggal: 1 April 2005


Mungkin istilah ini masih asing di telinga kita. Sonoluminescence berasal dari kata sono yang berarti sonic (suara) dan luminoscence yang berarti berpendar. sonoluminescence merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik untuk dikaji karena fenomena ini masih banyak menyimpan misteri.

Berasal dari arti katanya sonoluminescence merupakan perubahan energi suara menjadi energi cahaya (berbeda dengan di elektronika). Dalam elektronika suara dapat diubah menjadi cahaya hanya dengan menggunakan sebuah transducer yang mengubah getaran menjadi arus listrik yang mengalir pada suatu rangkaian tertentu yang bisa kita diubah menjadi cahaya. sedangkan Sonoluminescence ini berbeda, sebenarnya sonoluminescence merupakan sebuah fenomena terjadinya emisi cahaya oleh gelembung (bubble) yang terdapat didalam air yang dirangsang oleh adanya gelombang suara.

Fenomena ini mempunyai keistimewaan yaitu intensitas cahaya yag dihasilkan berada pada panjang gelombang cahaya biru, menurut eksperimen suhu dari gelembung yang berada didalam cairan tersebut sangatlah tinggi 10.000-1.000.000 K lebih besar dari suhu pada korona matahari. Dan yang lebih menariknya lagi cahaya yang diemisikan oleh gelembung tersebut sangatlah singkat ordenya sekitar picco second. Selain itu gelembung tersebut pada saat mengemisikan cahaya menjadi lebih stabil dari sebelumnya.

Mengapa gelembung tersebut mengemisikan cahaya? Pada awalnya kita masukkan sebuah gelembung (single bubble sonoluminescence) kedalam suatu tabung labu yang berukuran 100 ml, setelah itu, pada dua sisi kiri dan kanan tabung tersebut kita tempelkan pada masing-masingnya sebuah alat yang bernama piezoelektrik tranducer. Sebuah sinyal gelombang yang dihasilkan dari sebuah sinyal generator dimasukkan kedalam sebuah amplifier yang kemudian masuk kedalam kedua transducer yang terletak pada kedua sisi tabung tadi. Dengan adanya kedua transducer tadi maka akan dihasilkan sebuah gelombang stasioner yang berbentuk gelombang berdiri, nah gelembung yang kita masukkan kedalam tabung tersebut harus berada pada daerah yang terkena gelombang berdiri tadi sehingga gelembung tersebut terperangkap di dalam standing wave tersebut.

Karena terperangkap inilah gelombung tersebut menjadi lebih stabil. Pada saat gelembung ini terperangkap maka akan terjadi sebuah interaksi di permukaan gelembung dengan permukaan air yang membatasinya(dinamika fluida). Dengan adanya interaksi tersebut membuat gelembung tersebut mengembang dan mengempis, pada saat inilah cahaya tersebut diemisikan. kejadian mengembang dan mengempisnya gelembung tersebut terjadi secara terus menerus sehingga cahaya yang dihasilkan terlihat kedip-kedip. Satu hal yang paling penting dalam percobaan ini adalah frekuensinya harus sesuai dengan frekuensi resonansinya berkisar antara 25 KHz- 50KHz.

Pada bulan lalu ada sebuah film, yaitu "Chain reaction" yang mengisahkan tentang sebuah sumber energi baru yaitu hidrogen, seperti yang kita ketahui bahwa hidrogen merupakan unsur yang tidak stabil sehingga mudah bereaksi(terbakar). Dalam film tersebut sejumlah ilmuwan mencoba membuat hidrogen tersebut menjadi stabil dengan memanfaatkan fenomena Sonoluminescence. Menjadikan gas hidrogen tersebut sebuah gelembung yang terperangkap dalam sebuah standing wave pada fenomena sonoluminescence.

Sepertinya sampai disini dulu cerita saya tentang sonoluminescence insya Allah akan saya sambung lagi

Arigatoo Gozaimasu

Marsandhy Hariyanto



Saya Marsandhy Hariyanto setuju jika bahan yang dikirim dapat dipasang dan digunakan di Homepage Pendidikan Network dan saya menjamin bahwa bahan ini hasil karya saya sendiri dan sah (tidak ada copyright). .

CATATAN:
Artikel-artikel yang muncul di sini akan tetap di pertanggungjawabkan oleh penulis-penulis artikel masing-masing dan belum tentu mencerminkan sikap, pendapat atau kepercayaan Pendidikan Network.

Pendidikan-DasarSekolah-MenengahPerguruan-TinggiCari-PekerjaanTeknologi&PendidikanPengembangan-Sekolah



Print Halaman Ini