Justru komposer serbabisa itu lebih sering mengajak putri tunggalnya bertukar pikiran dalam mengaransemen lagu dan musik. “Aku sama Papa lebih cocok dibilang sahabat, apa pun yang aku alami pasti aku curhat padanya. Seru banget bisa sharing seputar musik dengan Papa. Kami bisa berjam-jam ngobrolin musik atau pergi membeli CD.

Baca juga : Kerja di Jerman

Jadi Papa dan Mama aku anggap sebagai sahabat dan aku sangat menghormati keduanya sebagai orangtuaku,” tambah Gita. Tentang sang mama, Gita berujar, ”Banyak hal, khususnya masalah perempuan yang aku sharing ke Mama yang enggak mungkin aku tanyakan ke Papa. Buatku tentu tidak akan pernah ada orangtua yang memberikan pola asuh yang sempurna, pasti ada plus minusnya. Namun bagiku, kedua orangtuaku sangat bijaksana dan demokratis. Jika punya anak kelak, aku akan menanamkan sikap bijaksana dan demokratis, seperti pendidikan yang orangtuaku berikan.”

Neglectful (Cuek)

Tipe orangtua ini cenderung tidak peduli terhadap anak. Menurut mereka, yang penting anak bisa makan dan sekolah, tanpa memahami adakah kebutuhan lain di samping itu. Tidak ada keterlibatan emosi antara hubungan anak dan orangtua. Aturan yang diberikan juga sedikit atau bahkan tidak ada sama sekali. Pertumbuhan anak tentu tidak diketahui oleh orangtua sehingga anak mengalami kesulitan dalam mengembangkan talenta. Kesibukan serta kepentingan pekerjaan lebih diutamakan oleh orangtua.

Namun, tipe orangtua ini mungkin saja terjadi pada orangtua yang ada di rumah. Konsekuensi yang didapat oleh anak ialah anak jadi harus belajar secara pribadi. Hal-hal mengenai nilai dan moral yang tidak didapatkan dari orangtua harus ia pelajari sendiri. Hal ini akan membuat anak berpotensi memiliki pemahaman yang salah akan berbagai hal. Anak dengan orangtua yang cuek juga berpeluang berperilaku nakal saat remaja.Gangguan kejiwaan mungkin saja terjadi, mengingat anak kerap sendirian serta merasa tidak diperhatikan sehingga menimbulkan kecemasan dan stres. Kurangnya dukungan keluarga membuat anak bingung serta tidak memahami apa yang seharusnya ia lakukan ketika menghadapi masalah.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *