Lezatnya Nasi Liwet, Diantar Sampai ke Tujuan dari Catering Sehat Jakarta

Stoica.id – Lezatnya Nasi Liwet, Diantar Sampai ke Tujuan dari Catering Sehat Jakarta. Semangat menghidupkan kembali kearifan lokal membuat sosok Tuti Asmara menekuni usaha nasi liwet. Jika biasanya nasi liwet disajikan di restoran atau rumah makan, kini bisa diantarkan ke tempat Anda dalam kondisi hangat, dan dinikmati bersama orang-orang terdekat.

Dalam budaya Sunda, dikenal istilah ‘ngabotram’, yaitu acara berkumpul sambil makan bersama. Menunya beragam dan bisa disajikan oleh satu atau beberapa orang. Mirip acara potluck jika kita melihat sejenak ke budaya barat. Suasana santap bersama dengan berbagai menu tradisional inilah yang perlahan mulai menghilang tertelan zaman.

“Saya ingin kembali membangkitkan budaya ngabotram dengan menyajikan nasi liwet yang siap disantap langsung,” ujarnya. Saat berkumpul dan bersantap ketika ngabotram, biasanya terjalin komunikasi yang menghangatkan suasana, dan menambah ikatan persaudaraan.

Kebiasaan dalam keluarga

Lahir dan besar dalam lingkungan Sunda, Tuti juga mengalami masa-masa ngabotram yang menyenangkan. Sering berkumpul sambil menikmati nasi liwet dan berbagai lauk penunjang membuatnya berpikir untuk menghadirkan suasana yang sama bagi warga Bandung, maupun para wisatawan yang berkunjung ke Bandung.

Beruntung ia memiliki Hj. Yeti yang memiliki resep nasi liwet karuhun (leluhur) keluarga yang lezat luar biasa. Hj. Yeti sendiri merupakan Uwak dari sang suami, Eko Hendrawan. “Dari beliau saya belajar, dari yang tidak bisa memasak, hingga akhirnya bisa seperti sekarang,” tuturnya. Sebagai perempuan yang sebelumnya tak akrab dengan dunia dapur, Tuti sampai menghabiskan waktu setahun untuk belajar membuat nasi liwet dan aneka lauk pelengkapnya.

“Memang sulit buat saya awalnya, tapi saya harus bisa agar tetap produktif meskipun tak lagi bekerja kantoran,” kisahnya. Pertengahan tahun 2012, Tuti pun siap meluncurkan usahanya. Sasaran pertama pun tak jauh-jauh dari lingkungan rumah, yaitu arisan. Respon para tetangga pun bermunculan. Mayoritas menyebutkan jika nasi liwet yang disajikan sangat lezat. Layaknya nelayan usai menebar jalan, ada saja 1 – 2 ikan yang terjaring. Begitu pula ketika acara arisan berakhir. Beberapa hari kemudian, pesanan nasi liwet mulai berdatangan.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *