Apakah desa tempat Yuyun tinggal memang sepi sehingga pemerkosaan di siang hari itu bisa terjadi? Kampung Yuyun itu (Desa Kasie Kasubun, Padang Ulak Tanding, Rejang Lebong) letaknya dari jalan raya jauh sekali, sekitar enam kilometer. Jalannya juga sempit, dikelilingi hutan belantara, dan banyak jurang di sisi jalan. Kondisinya sangat riskan bagi anak-anak yang berangkat dan pulang sekolah.

Apa pun bisa terjadi walaupun itu siang hari. Peristiwa pemerkosaan Yuyun itu hanya berjarak 50 meter dari rumahnya. Sudah dekat sekali tapi tetap saja bisa terjadi. Selain itu, sebagian besar penduduk di sana bekerja sebagai petani yang menghabiskan waktunya di sawah atau ladang. Bahkan ada orang tua yang memilih bermalam di ladang dan meninggalkan anakanaknya sendirian di rumah.

Perhatian orang tua kepada anak sangat kurang. Jadi saya ingatkan agar mereka mau mengantar dan menjemput anak ke sekolah. Jika tidak, kemungkinan besar anak-anak bisa jadi mangsa predator seksual. Anda juga menemui para terdakwa pelaku pemerkosaan. Apa yang Anda bicarakan dengan mereka? Kepala Polres selalu mendampingi saya di lapangan, jadi sekalian saja saya minta bertemu dengan para terdakwa di kantor polisi.

Kami bertemu di ruangan Kepala Polres dan terdakwa banyak diam. Mereka mengakui perbuatannya, merasa bersalah, dan bersedia menerima apa pun hukuman yang diberikan. Saya lihat wajahnya, sepertinya mereka anak-anak yang tidak terawat dengan baik. Saya tahu mana anak-anak yang baik dan mana yang terpengaruh oleh narkotik dan minuman keras.

Saya katakan kepada mereka, ”Kalian seharusnya masih sekolah, tapi kenapa terlibat seperti itu?” Mereka cuma diam dan saya tak memaksa mereka menjawab. Tapi saya merasa iba juga karena mereka sebenarnya adalah korban dari sistem pengasuhan di keluarga yang tak berjalan semestinya. Bila ada kesalahan asuh dalam keluarga, orang tua juga bisa dituntut pidana? Bisa saja. Saya sudah menekankan berkali-kali bahwa anak-anak usia 0-18 tahun harus dijaga orang tua, jangan sampai diabaikan.

Kalau kami menuntut orang tua sebenarnya bisa juga karena Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak mengatur bagi orang tua, baik korban maupun pelaku, yang membiarkan anak-anak hingga terjadi peristiwa kekerasan akan dihukum penjara maksimal tiga setengah tahun dan denda Rp 72 juta. Saat menemui para orang tua terdakwa, apa isi pembicaraannya? Para orang tua itu mengatakan hal berbeda dengan pengakuan anak-anak mereka. Mereka bilang anak-anak itu baik.

Ada juga yang mengaku bahwa sewaktu kejadian pembunuhan Yuyun, anak mereka ada di kebun dan menghadiri acara bersama mereka. Ada pembelaan dari orang tua yang pasti tak mau anaknya bersalah. Pengadilan telah memvonis pelaku dengan hukuman penjara 10 tahun. Apakah hukuman itu setimpal? Anak-anak itu adalah korban salah asuh orang tua.

Saya merasa hukuman yang diterima pelaku sudah maksimal jika merujuk pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak. Selama menjalani masa hukuman, mereka akan ikut program rehabilitasi, yang diharapkan bisa mengubah perilaku masingmasing.

Website : kota-bunga.net

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *