Masalah perilaku pengasuh juga kerap menghantui para Mama. Dari jajak pendapat yang diadakan nakita, mayoritas mama (50%) meng anggap perilaku kasar pengasuh merupakan hal yang paling tidak bisa ditoleransi. Hal ke dua, terkait dengan cara bicara pengasuh yang kasar atau tidak terdidik (35%). Linah Setiawati mengungkapkan alasannya,”Menurut saya usia si kecil belum bisa membedakan mana baik dan buruk, sehingga hal utama yang akan ditangkap oleh anak adalah pendengarannya.

Baca juga : kursus bahasa Jerman di Jakarta

Dari mendengar, si kecil akan menirukan, terutama dari pengasuh karena pengasuh yang sehari-hari bersamanya.” Menurut Della, saat menjumpai pengasuh yang bermasalah dari segi perilaku, berikan umpan balik dan contohcontoh perbaikannya karena bisa jadi mereka belum pernah dikoreksi dan diperlihatkan tentang perilaku yang lebih baik. Perhatikan apakah mereka dapat melakukan koreksi setelah diingatkan. Jika berjalan positif, beri pujian dan penguatan agar mereka tidak kembali ke kebiasaan lama. “Sejauh mana mereka tidak dapat lagi kita toleransi adalah ketika dia dengan sengaja melakukan perilaku buruk tersebut. Jadi ada itikad dari dalam dirinya yang memang tidak baik, atau bahkan melawan apa yang sudah disepakati. Dalam hal ini, kita dapat memanggilnya dan menjelaskan bukti-bukti perilaku tersebut hingga ia mengakui, dan dengan sangat disayangkan terpaksa kita minta dia untuk tidak lagi bekerja sama.”

Penanganan Varises

Dear dokter judi, saya (32) sedang hamil anak pertama. Kehamilan berusia 21 minggu. Di kaki mulai muncul garis-garis biru katanya, varises. Bolehkah varises saat hamil ditangani dengan akupunktur? Saya mohon jawaban dokter judi. Terima kasih. Maria Joice – Jakarta Sejauh yang saya ketahui akupunktur tidak boleh dipakai untuk mengobati varises pada Ibu hamil. Pembuluh darah Ibu hamil membesar dan bila mengalami cedera akan terjadi perdarahan yang bisa hebat sehingga tindakan akupunktur untuk terapi varises sebaiknya dihindari. Pada setiap Ibu hamil terjadi penambahan volume darah sekitar 30%.

Penambahan volume darah ini akan disebar ke seluruh pembuluh darah Ibu dan juga ke ke janin. Pada perempuan hamil yang memiliki bakat varises, maka akibat dari penambahan volume darah tersebut akan mudah timbul varises. Hal lain yang harus diperhatikan, jangan memakai sepatu hak tinggi (maksimal 1 cm), jangan mengangkat beban berat, jangan obesitas, cukup istirahat, olahraga teratur, dan berkonsultasi ke dokter. Ada juga yang menganjurkan memakai semacam kaus kaki panjang (stocking) atau meminum obat pencegah varises. Apa pun yang akan Ibu lakukan sebaiknya berkonsultasi dulu ke dokter kandungan Ibu. Terima kasih atas pertanyaannya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *