Menunggu Gerilyawan Turun Gunung Bag8

Awalnya, mereka ingin melucuti kekuasaan pemerintah yang didominasi konservatif-liberal. Lalu pasukan pemberontak itu menuntut reformasi tanah bagi para petani miskin. FARC pun menghadapi musuh dari berbagai sisi: militer dan milisi sayap kanan yang dibentuk bandar narkotik serta pemilik lahan, seperti United Self-Defense Force atau AUC.

FARC mulai kehilangan dukungan penduduk setelah banyak melakukan penculikan untuk memanen uang tebusan. Kelompok yang pernah berkekuatan hingga 18 ribu tentara itu juga dituding banyak melatih serdadu anak, menyebarkan ranjau darat yang membunuh warga sipil, menindas suku lokal, dan aktif dalam perdagangan narkotik. Perang melawan separatisme di Kolombia pun berubah menjadi perang narkotik pada 1990-an.

Leave a comment

Your email address will not be published.