JONGKOK ATAU SETENGAH BERDIRI CARA: Biasanya mama berjongkok saat masuk ke fase kala dua di atas bantalan empuk yang berguna menahan kepala dan tubuh bayi. Dalam posisi ini, papa sebaiknya menopang posisi tubuh mama dari belakang, mulai bagian pundak, agar Mama bisa bersandar.

Baca juga : Beasiswa d3 ke S1 Luar Negeri

Bidan/dokter berlutut di lantai bersiap-siap untuk menangkap tubuh bayi yang akan lahir. Bisa juga mama melakukannya dengan setengah berdiri, bertumpu atau memeluk satu tumpuan kuat (seperti birth ball atau bantal besar di depan atau disangga oleh papa yang berdiri di belakang Mama.

KEUNTUNGAN: U Mama dapat memanfaatkan gaya gravitasi bumi sehingga bayi terbantu dalam proses keluar dari rahim. U Mama tidak perlu terlalu kuat mengejan. U Rongga panggul terbuka dengan optimal membuat bayi lebih lancar melewati pintu panggul. U Memungkinkan sobekan vagina tidak terjadi. U Aliran darah dari Mama ke bayi tak terganggu.

KEKURANGAN: U Bisa melelahkan mama. U Dokter/bidan sulit mengantisipasi bila proses persalinan mendadak tidak lancar. U Jika tidak disiapkan dengan baik, risiko bayi terjatuh/kepala bayi cedera lebih besar, karena bayi bisa meluncur ke bawah dengan cepat. U Dokter/bidan sedikit kesulitan jika harus membantu persalinan melalui episiotomi atau memantau perkembangan pembukaan.

SETENGAH DUDUK. CARA: Mama duduk dengan punggung bersandar bantal, kaki ditekuk, dan paha dibuka ke arah samping selebar-lebarnya. Bila tidak ada bantal/ sandaran, mama juga bisa bersandar pada papa, dengan posisi papa memeluk mama. Posisi ini memungkinkan papa untuk memberi dukungan mental bagi mama dengan kehadiran dan pelukan dari papa.

KELEBIHAN: U Cukup membuat mama nyaman, mudah beristirahat di antara kontraksi. U Suplai oksigen dari mama ke janin lancar. U Penolong kelahiran bisa memantau detak jantung bayi serta proses kelahiran dengan mudah. U Sumbu/ujung jalan lahir yang perlu ditempuh lebih pendek. KEKURANGAN: Dapat menimbulkan rasa lelah dan punggung terasa pegal bila proses persalinan berlangsung lama. BERTUMPU PADA LUTUT DAN TANGAN/ MERANGKAK. CARA: Mama berlutut, sedangkan tangan menyentuh lantai dengan posisi tegak lurus untuk menopang tubuh, sehingga berat tubuh terbagi dua sama rata antara kaki dan tangan.

Sumber : https://ausbildung.co.id/

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *