Setelah Melahirkan Belum Pernah Periksa Ke Dokter

Bayi saya (7 bulan) diberi asi sambil saya sandingkan dengan mpasi. Bagaimana supaya asi tetap banyak dan lancar karena saya ingin menyusuinya hingga 2 tahun? Setelah melahirkan (secara normal), saya belum pernah periksa ke dokter kebidanan dan kandungan karena tidak ada keluhan. Benar kah tindakan saya ini, dok? Bila saya ke sana, apa yang harus ditanyakan? Terima kasih untuk jawabannya. Ayu Karlina – Jakarta.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Ibu Ayu, sukses pemberian ASI dipengaruhi oleh beberapa hal, yaitu dukungan suami/keluarga, kesehatan ibu, kesehatan bayi, frekuensi menyusui, asupan makanan dan minuman, serta niat yang kuat untuk menyusui hingga dua tahun. Bila salah satu faktor di atas bermasalah, maka program pemberian ASI dua tahun dapat terganggu. Misal, asupan makanan dan minuman ibu tidak mencukupi baik kualitas ataupun kuantitasnya, maka ASI akan segera berakhir. Frekuensi yang semakin jarang menyusui, umpamanya ibu bekerja tidak meninggalkan ASI perah, juga akan mengurangi produksi ASI.

Idealnya, semua ibu menyusui diberi cuti dua tahun agar program menyusui dan 1.000 hari pertama kehidupan dapat terlaksana dengan baik dan Indonesia dapat memiliki sumber daya manusia yang berkualitas baik, andal, dan kreatif. Sebaiknya setahun sekali Ibu berkonsultasi dengan dokter kandungan, ada banyak hal yang harus dijaga. Contoh, uji Pap’s smear setahun sekali, pemeriksaan dalam dan USG transvaginal untuk melihat kondisi organ kandungan bagian dalam, dan memeriksa apakah ada infeksi kandungan atau saluran kemih. Ibu bebas bertanya apa saja kepada dokter kandungan, ter utama yang berkaitan dengan kese hatan organ kandungan. Terima kasih atas pertanyaannya.

BEBERAPA BARANG TIDAK TERPAKAI “Aku punya pengalaman lucu nih tentang belanja persiapan menyambut si kecil. Dari semua yang aku belanjakan, ada beberapa barang yang tidak terpakai. Salah satunya boks bayi. Sampai sekarang aku memang enggak bisa jauh-jauh tidur sama anakku. Suami pun akhirnya memindahkan baby box dari kamar karena memang cuma bikin sempit. He he he…” SAFITRI MARDILA, 8 BULAN

Sumber : pascal-edu.com

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *